Sisa Kopi-mu
Bila harus ku seduh kopi, itu hanya saat pagi
Karena malam sendu
Ku habiskan tuk merindu dan men-sajak-kan perihalmu
Mungkin aku lupa?
Atau bahkan dirimu
Tiada rasa hampa dikala kita mencinta
Rahasia hati yang telah ku nanti
Mengiring langkah menjemput luka
Saat alam menjatuhkan kelaparan
Pekuk terasa cinta di telaga
Porsi manis dan pahit kita tiada sama
Teguklah manismu jangan tersisa
Kan ku telan pahitnya
Takan ada lagi rasa dalam asa
Jika tertimbun kabut yang tak jua menyulut
Keren!
BalasHapus